Pembangunan pedesaan merupakan bagian dari pembangunan nasional seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945. Dalam proses pembangunan nasional memerlukan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat termasuk dalam hal ini pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat.

Dalam hal peran serta perguruan tinggi pada pembangunan nasional, perguruan tinggi menurunkan mahasiswa dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA), hal ini didasari oleh salah satu isi dari Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu “Pengabdian Kepada Masyarakat”. Berdasarkan hal di atas, mahasiswa sebagai kaum intelektual yang memiliki kesempatan belajar di perguruan tinggi perlu mengimplementasikan ilmu yang dipelajarinya secara disipliner.

Baca Juga  Pelaksanaan Program Kerja Kukerta

Kuliah Kerja Nyata diharapkan menjadi mediator yang diperoleh dari bangku kuliah dan mengaplikasikan teori tersebut dengan melibatkan secara aktif masyarakat di pedesaan sehingga terjalin kerjasama yang harmonis antara kedua belah pihak serta diharapkan dapat membuka peluang untuk bertukar pikiran dan bekerja sama dalam memecahkan masalah yang timbul dalam masyarakat

Kegiatan KKN-PPM DIKTI yang dilakukan hendaknya selaras dengan program pemerintah yang sedang berjalan yakni berusaha melakukan pemerataan pembangunan di pedesaan yang merupakan masalah yang harus diperhatikan. Pembangunan disini tidak menitik beratkan pada pembangunan fisik semata tetapi juga pembangunan non fisik yang keduanya saling berkaitan. Hal ini membutuhkan peranan mahasiswa untuk dapat memberikan motivasi pada masyarakat dalam upaya pembangunan sector yang dianggap sebagai bentuk kegiatan dalam pembangunan pedesaan. Ada berbagai macam alternatif dalam pemecahan masalah yang timbul di daerah pedesaan, semua alternatif tersebut diwujudkan dalam bentuk realisasi program kerja oleh mahasiswa KUKERTA yang pada intinya menyalurkan aspirasi, saran, pendapat dan melihat kondisi teknis serta non teknis di tengah kehidupan masyarakat. KUKERTA PPM DIKTI Universitas Jambi Antar Semester tahun akademik 2016/2017 ini diikuti oleh lebih 35 mahasiswa yang berasal dari Fakultas Peternakan, Fakultas KIP, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Pertanian. Semua mahasiswa yang mengontarak mata kuliah ini dibagi dalam dua kelompok kecil dan disebar ke desa/unit di kabupaten Muaro Jambi ,provinsi Jambi.dan penulis mendapat kesempatan KUKERTA di Desa Marga Mulya (unit 2), Kec. Sungai Bahar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *